أَلا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ .
الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ


Ketahuilah!
Sesungguhnya wali-wali Allah, tidak ada kekhuwatiran terhadap mereka, dan mereka pula tidak bersedih hati. Wali-wali Allah itu ialah orang-orang Yang beriman serta mereka pula sentiasa bertaqwa. (Yunus 10: 62-63)

Love for Allah


If my love is attached to Thee
Then from sin I will be free
Each time my heart will beat
Your name will resound with heat
With your name shivers my each limb
They seek to be released from whim
Allah, Allah, is my hearts speech
Your Mercy is what I beseech
The Most Merciful keep me content
With all that You have sent
Keep in my heart Your remembrance
And in Your deen and love allow me to advance
Help me in my quest
Permit me to pass the ultimate test
Save me from the clutches of Satan
Give me death upon Imaan.

Di Tolong Harimau

Amir bin Qais – semoga allah merahmatinya – mendatangi seorang wali.
“Tolong aku didoakan…”
“He, kamu minta tolong pada orang yang lebih lemah daripada kamu? Taatlah pada Allah dan berpegang teguhlah padaNya, Allah bakal memberikan kepadamu apa yang diminta oleh para hambaNya.”
Lalu sang wali itu tiba-tiba diam sejenak dan berbicara tentang firman Allah kepada Nabi Musa as:
“Jika kamu ingin menjadi pemimpin di dunia, dan menjadi pangeran di tempat yang luhur, maka pasrah totallah dirimu pada urusanKu, rela terhadap aturan hukumKu…”

Dalam kisah ini Fudhail bin Iyadh mengatakan, “Aku sangat malu untuk mengatakan, “Aku berpegang teguh pada Allah. Karena orang yang berpegang teguh pada Allah itu tidak pernah takut kepada selain Allah, tidak pernah berharap selain Allah. Hatinya putus hubungan dengan dunia dan akhirat….”

Seorang yang saleh tiba-tiba kejebur sumur di tengah padang gersang. Tak ada yang menolongnya. Walau pun ia berteriak kesana kemari. Tiba-tiba ada suara, “Apakah anda minta tolong selain padaKu? Sedangkan Akulah penolong orang yang minta bantuan pertolongan?”
Orang saleh itu terdiam seribu bahasa. Tiba-tiba datanglah serombongan orang mendatangi sumur itu. Bukannya menolong dia, tetapi malah menutup sumur tersebut, agar tidak ada orang yang kejebur sumur tadi.

Orang saleh tadi putus asa. Karena bibir sumur itu tertutup. Tentu suaranya tidak didengar siapa pun. Ia pun putus harapan dari minta pertolongan pada makhluk. Lalu orang itu bermunajat kepada Allah.
“Oh Tuhanku, sekarang tak ada lagi selain DiriMu. Sedang aku sangat butuh kepadaMu….”

Kemudian Allah mengutus harimau, yang muncul dan mencoba membuka tutup sumur itu. Gilanya, si harimau malah turun ke arah sumur itu, dan mencengkeram orang itu dan dientaskan sampai ke atas sumur. Lalu ada suara dari atas kepala harimau.
“Hai kamu jangan putus asa hatimu dari yang menolongmu, dari kehancuran demi kehancuranmu….”
Orang tersebut lalu memohon ampun kepada Allah Azza wa-Jalla atas rasa putus asanya.

sufinews

No comments: