أَلا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ .
الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ


Ketahuilah!
Sesungguhnya wali-wali Allah, tidak ada kekhuwatiran terhadap mereka, dan mereka pula tidak bersedih hati. Wali-wali Allah itu ialah orang-orang Yang beriman serta mereka pula sentiasa bertaqwa. (Yunus 10: 62-63)

Love for Allah


If my love is attached to Thee
Then from sin I will be free
Each time my heart will beat
Your name will resound with heat
With your name shivers my each limb
They seek to be released from whim
Allah, Allah, is my hearts speech
Your Mercy is what I beseech
The Most Merciful keep me content
With all that You have sent
Keep in my heart Your remembrance
And in Your deen and love allow me to advance
Help me in my quest
Permit me to pass the ultimate test
Save me from the clutches of Satan
Give me death upon Imaan.

Mengejar Lailatur Qodar

Menurut Syeikh Abu Hasan Assazili dari kitab Hasyiah al-Qalyubi , ada beberapa rumusan yang dibuat beliau dan selama beliau mengamalkannya, beliau tidak pernah melewatkan Lailatul Qodar sejak masa baligh, yaitu :

Jika awal Ramadhan hari Ahad atau Rabu, maka lailatul qadrnya malam ke-29;
Jika awal Ramadhan hari Jumaat atau Selasa, maka lailatul qadrnya malam ke-27;
Jika awal Ramadhan hari Khamis, maka lailatul qadrnya malam ke-25;
Jika awal Ramadhan hari Sabtu, maka lailatul qadrnya malam ke-23;
Jika awal Ramadhan hari Isnin, maka lailatul qadrnya malam ke-21.


Selain rumusan diatas, Banyak ulama-ulama kita yang mengajarkan untuk mengejar lailatul qodar di 10 hari terakhir bulan ramadhan. ini dilakukan berdasarkan hadits riwayat asy-Syaikhan, Imam al-Bukhari dan Imam Muslim, daripada Sayyidatina 'A-isyah r.anha bahwa Rasulullah s.a.w. bersabda:-
تحروا ليلة القدر في العشر الأواخر من رمضان
"Carilah lailatul qadr pada 10 terakhir dari bulan Ramadhan"
Ada juga ulama-ulama yang menetapkan lailatul qodar dengan malam tertentu dalam setiap tahun yaitu malam ke-27 Ramadhan
ini berdasarkan beberapa hadits yaitu diantaranya yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan sanad yang shohih kepada Sayyidina Ibnu 'Umar r.anhuma di mana Rasulullah s.a.w. bersabda:-
من كان متحريها فاليتحرها ليلة السابع و العشرين
"Sesiapa yang hendak mencarinya,maka carilah ia pada malam ke - 27"

Mudah-mudahan kita bisa diberikan hidayah dari Allah untuk bertemu dengan malam istimewa ini. yaitu dengan terus melakukan amal-amal soleh dan meningkatkan amal ibadah dengan penuh ke ikhlasan dan keimanan yang ditujukan hanya untuk mengharap Ridha dari Allah SWT selama bulan ramadhan, tidak hanya di malam-malam tersebut.
Sumber: Bahrus shofa

No comments: